Halaman

Sabtu, 27 April 2013

Bukan Hanya Aku. Lalu, Aku Harus Apa?

Masih teringat jelas ketika aku mengatakan
Ingin Berhenti
Aku ingat bahwa aku merasa
sakit hati
Aku juga ingat perasaan ini
sempat mati
Aku ingat itu semua
Tapi nyatanya aku kembali
Bahkan ketika aku tahu 
Bahwa ternyata kenyataan indah ini
Bukan hanya milikku
Ternyata yang tersenyum karena tingkahnya
Bukan hanya aku
Lalu, aku harus apa?
Kemarin, untuk kesekian kalinya
Aku mengetahui sesuatu
Sesuatu yang tak ingin kudengar
Tapi sayangnya telah kudengar
Ah, ternyata bukan hanya aku
Lalu, aku harus apa?
Ketika kata-kata "berhenti" tak bisa keluar
Ketika kata-kata "bertahan" selalu terbisikkan
Mereka bilang aku salah
salah menjatuhkan yang mereka sebut hati
Tapi, apakah ini keinginanku?
Bukan. 
Semua terjadi begitu saja
Aku juga tidak mengerti
Sekarang, setiap kali melihatnya
timbul banyak pertanyaan
"Mengapa ini terjadi?"
"Mengapa harus dirinya?"
"Mungkin bukan hanya aku
Lalu, aku harus apa?"
Sebaiknya aku palingkan pandangan
Pergi mencari jawaban



"Awalnya, aku kira hanya ada mawar merah dan putih, ternyata mawar itu biru.
Mungkin aku sesat pikir. Ah, mengapa kesimpulan ini tak sesuai dengan premis-premisnya?

 

Sumber gambar : aneka-wacana.blogspot.com 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar