Halaman

Rabu, 05 Juni 2013

Lagi Dimana? B One!!

Entah udah berapa kali dalam hampir satu tahun ini saya ngucapin kata-kata itu. B one, atau lebih tepatnya depan B One. Cuma kayaknya itu kepanjangan karena dengan nyebutin B One pun udah pada sadar kalo yang dimaksud itu adalah di depan B One. Apa sih B One?? B One itu cuma sebuah teras di sebuah gedung yang bertuliskan huruf "B" di dindingnya. Singkatanya, B One itu terasnya ruangan B101 di gedung B kampus. Kalo diliat-liat itu cuma sebuah teras yang biasa aja. Tapi bagi saya ga bisa disebut biasa aja. Tempat ini udah terlalu banyak membuat cerita. Cerita tentang penantian, kepanikan, kebersamaan, canda tawa, kesedihan, atau mungkin juga kegalauan. 
Pertama, penantian. Kenapa harus ada cerita penantian? Tempat ini adalah tempat yang asik buat nunggu jam masuk kuliah (kebetulan selama ini lebih banyak mata kuliah yang di gedung B). Setiap pagi udah jadi rutinitas utama buat nunggu di sini. Kedua, kepanikan. Hah yang ini sih pasti karena tugas. Tempat ini juga bisa banget dijadiin tempat buat panik. Ngerjain tugas bareng-bareng, panik bareng-bareng, rame ga karuan deh pokoknya. Ketiga, kebersamaan. Di sini kami terbiasa bersama untuk hal apapun. Berkumpul membicarakan hal apapun, mempererat pertemanan. Keempat, canda tawa. Udah pasti kalo udah ngumpul bakal pada ketawa-ketawa ga jelas. Seru banget kaya ga punya masalah. Berasa tugas-tugas kuliah yang menumpuk itu lenyap semua. Kelima, kesedihan. saya tahu hidup itu harus seimbang. Kalo ada tawa, pasti ada tangis. Yang pernah menangis di tempat ini, kamu gak sendirian. Terakhir, kegalauan. Hayo ngaku siapa yang pernah atau sering galau di sini?? hahahaha

Terlepas dari keenam hal itu, tempat ini jadi salah satu tempat yang cukup berkesan di tahun pertama kuliah ini. Entah setelah tahun kedua nanti masih bisa sering-sering mampir kesini atau engga. Yang jelas saya atau mungkin kalian yang mengenal tempat ini kan merindukan banyak kejadian yang pernah terjadi di sini. Mungkin sesekali akan merindukan masa-masa hectic sama tugas kuliah bareng temen-temen, merindukan masa-masa nunggu jam masuk kuliah yang mungkin udah duduk di tempat ini sejak belum disapu dan dipel (saya sering). Atau mungkin yang akan paling dirindukan adalah masa-masa buka warnet bareng-bareng. Haha you know lah koneksi wi-fi di tempat ini cepetnya kaya apa. Terlalu banyak yang pengen diceritain sampe-sampe gatau harus nulis yang mana dulu. Intinya, suatu hari nanti saat kita ga terlalu sering mengunjungi tempat ini, pasti akan ada sesuatu yang kita rindukan. Apa itu? Tergantung kenangan apa yang udah kalian buat di sini.


"Aku pernah di sini, dan aku bahagia"

Minggu, 12 Mei 2013

Sinopsis "From Balairung for Love"

Kisah cinta yang rumit dialami Kira sejak pertemuannya dengan Gara di Balairung UI. Awalnya bahagia-bahagia saja, cinta itu membuat hari-hari Kira bewarna. Namun sikap Gara yang cuek ditambah penyakit Anterograde Amnesia yang diderita Gara akibat kecelakaan mobil membuat Kira selalu ingin menyerah. Tapi Kira memutuskan untuk tetap bertahan, hingga akhirnya kondisi Gara membaik. Gara menjadi sosok yang lebih baik dan mulai menerima kehadiran Kira. Mereka menjadi lebih akrab bahkan Kira sudah berani mengungkapkan perasaannya pada Gara. Namun, mimpi buruk pun terjadi. Gara sembuh dari penyakitnya tepat sebelum Gara hendak melamar Kira. Semua ingatan Gara kembali, namun ingatan yang selama ini tercipta dengan Kira lenyap tak tersisa. Gara hanya mengingat ingatan tentang kekasihnya di masa lalu, yaitu Sela. Yap, Gara mencampakkan Kira yang jelas-jelas selama ini sudah menjadi satu-satunya orang yang setia berusaha mengembalikan ingatan Gara. Diperparah lagi dengan adanya seseorang yang berusaha menjauhkan Kira dengan Gara, yaitu Marissa. Di saat galau tak menentu itu, hadir seorang Darrel yang perlahan namun pasti berhasil memecah cinta Kira menjadi dua. Kemudian menjadi tiga ketika Tama yang tak lain adalah senior Kira sejak SMA melamar Kira. Kira bingung tak menentu. Gara semakin menjauh, Darrel mendekat, dan Tama bertindak nekat. Siapakah yang akan dipilih Kira? Akankah Kira bertahan pada cintanya yang bersemi di Balairung UI?
Kira : “Aku bertahan bukan karena aku kuat. Aku lemah, mudah menangis, dan mudah lelah. Tapi aku bertahan karena aku yakin bahwa kita akan baik-baik saja”

Sabtu, 27 April 2013

Bukan Hanya Aku. Lalu, Aku Harus Apa?

Masih teringat jelas ketika aku mengatakan
Ingin Berhenti
Aku ingat bahwa aku merasa
sakit hati
Aku juga ingat perasaan ini
sempat mati
Aku ingat itu semua
Tapi nyatanya aku kembali
Bahkan ketika aku tahu 
Bahwa ternyata kenyataan indah ini
Bukan hanya milikku
Ternyata yang tersenyum karena tingkahnya
Bukan hanya aku
Lalu, aku harus apa?
Kemarin, untuk kesekian kalinya
Aku mengetahui sesuatu
Sesuatu yang tak ingin kudengar
Tapi sayangnya telah kudengar
Ah, ternyata bukan hanya aku
Lalu, aku harus apa?
Ketika kata-kata "berhenti" tak bisa keluar
Ketika kata-kata "bertahan" selalu terbisikkan
Mereka bilang aku salah
salah menjatuhkan yang mereka sebut hati
Tapi, apakah ini keinginanku?
Bukan. 
Semua terjadi begitu saja
Aku juga tidak mengerti
Sekarang, setiap kali melihatnya
timbul banyak pertanyaan
"Mengapa ini terjadi?"
"Mengapa harus dirinya?"
"Mungkin bukan hanya aku
Lalu, aku harus apa?"
Sebaiknya aku palingkan pandangan
Pergi mencari jawaban



"Awalnya, aku kira hanya ada mawar merah dan putih, ternyata mawar itu biru.
Mungkin aku sesat pikir. Ah, mengapa kesimpulan ini tak sesuai dengan premis-premisnya?

 

Sumber gambar : aneka-wacana.blogspot.com 

 

Sabtu, 13 April 2013

Senja yang Hilang

Senjaku hilang berganti malam
Yang kukira takdir ternyata hanya khayalan
Seperti awan putih di langit
seperti itu dirinya sekarang
Dapat dilihat namun sulit diraih
Ia menari bahagia di langit yang biru
Lalu aku hanya berdiri penuh harap
Berharap langit menjadi gelap
Dan tak lagi menampakkan putih sang awan
Seperti bintang kejora di sisi bulan
Seperti itu dirinya sekarang
Bersinar terang namun ada bersama bulan
Ia berdampingan penuh cinta disana
Lalu aku hanya berdiri disini penuh harap
Berharap pagi segera datang
Dan tak lagi menampakkan kedekatan bulan dan bintang
Seperti ombak di lautan
Seperti itu dirinya sekarang
Dapat dirasakan hempasannya
Namun sulit dikejar
Hanya menghempas dan terus berlari ke tepian
Menghampiri batu karang
Lalu aku berdiri disini penuh harap
Berharap lautan menjadi tenang
Dan tak lagi menampakan ombak
yang menghempas karang dengan asiknya
Seperti bunga mawar di taman
Begitu indah dilihat
Namun membuat terluka jika dipegang
Lalu aku hanya berdiri disini penuh harap
Berharap mawar itu tak berduri
Berharap mawar itu tak membuatku berdarah



Some say love, it is a razor, that leaves your soul to bleed.
I say love, it is a flower, and you its only seed.
(Bette Midler - The Rose)

Sumber foto : aziraldu.blogspot.com

Kamis, 11 April 2013

Ayah, Aku Patah Hati

"Ayah, aku patah hati".
Mungkin itu yang akan aku ucapkan ketika aku bertemu denganmu. Tapi aku tidak tahu kapan hari itu akan datang.
Ayah bilang merindukan aku yang dulu. Aku yang mana?
Aku juga sama
Merindukan aku yang dulu
Aku rindu menantimu pulang kerja di teras rumah
Aku rindu merengek pada ibu untuk pergi ke tempat kerja Ayah
Aku rindu berhari-hari marah hanya karena tidak diberi hadiah ulang tahun
Aku rindu pergi ke tempat yang tidak aku ketahui bersama Ayah
Aku rindu melihat Ayah yang panik karena aku sakit
Aku rindu melihat Ayah marah karena aku nakal
Aku rindu melihat Ayah tertawa karena aku bertingkah konyol
Aku rindu mendengar cerita Ayah yang tidak aku mengerti
Aku rindu itu semua. 
Lalu, Ayah merindukan aku yang mana????

Aku sadar aku tidak lagi seperti dulu
Ayah sendiri yang bilang, aku sudah dewasa
Dan entah mengapa
Aku merasa kedewasaan ini menciptakan jarak diantara kita
Ayah bilang aku berubah
Tak lagi banyak cerita
Aku lebih banyak diam saat ada di hadapanmu
Ayah bilang aku terlalu sibuk dengan urusanku
Aku terlalu asyik dengan duniaku
Tapi ini bukan keinganku
Bukan juga keinginan Ayah
Lalu, keinginan siapa??
 
Aku masih bisa memelukmu
Masih bisa mendengar suaramu
Masih bisa melihat wajah bersahajamu
Masih bisa mendengar keluh kesahmu
Tapi semuanya tak lagi sama

Aku ingin seperti dulu
Aku ingin ceritaku adalah milikmu
Tapi hari ini
Untuk mengatakan aku patah hati pun aku tak mampu
Aku sakit Ayah
Anakmu sedang terluka
Aku ingin Ayah tahu
Tapi aku tak berani cerita
Aku rindu aku yang dulu
Yang ceritanya selalu jadi ceritamu

Ayah, aku patah hati
Jika Ayah tahu, apa yang akan Ayah lakukan?
Memelukku??
Ya, aku butuh itu sekarang dari Ayah.



"Ini bukan keinginanku, bukan juga keinginanmu. Lalu keinginan siapa?. Percayalah seperti apapun diriku sekarang, aku tetap menyayangimu Ayah".


Sumber Foto : arya-devi.blogspot.com

Selasa, 19 Maret 2013

Bintang Pukul Empat

Sebenarnya aku lelah. 
Aku lelah memandangimu dari kejauhan
Aku lelah mendengar suaramu yang samar-samar
Aku lelah menanti kehadiranmu di tempat yang tak mungkin kau datangi
Aku lelah melihat senyumanmu namun bukan untukku
Aku lelah memperhatikan langkahmu namun bukan kearahku
Aku lelah mengatur napasku saat kau sedikit menoleh kepadaku
Aku lelah berusaha mendekat tapi tak pernah dekat

Ini sungguh melelahkan
Bisa saja aku menyerah
Tapi aku tidak boleh melakukan itu
Karena,
Aku lelah mengalah pada nasib
 
Aku memang merasa sangat lelah
Tapi setidaknya aku tidak pernah lelah untuk berharap
Mereka bilang aku terlalu percaya diri
Namun aku bilang ini doa
Mereka bilang aku terlalu memaksakan diri
Namun aku bilang ini usaha
Mereka bilang aku hanya membuang-buang waktu
Namun aku bilang ini mengisi waktu
Mereka bilang aku terlalu menyiksa hati
Namun aku bilang ini memanjakan hati


Aku memang lelah hingga tak mampu lagi melangkah. Namun yang kutahu untuk berada di dekatmu tak harus melangkah. Aku bisa merangkak bila perlu. Masih ingin mengatakan aku terlalu memaksakan diri??? Sayangnya cinta itu buta.
*Bintang Pukul Empat*

Senin, 18 Maret 2013

Astri is Talking about Friendship

Apakah kamu memiliki sahabat??? Apa arti sahabat menurut kamu?

Jika menurut saya,

"Sahabat adalah orang yang selalu berusaha ada di sampingmu ketika tak ada lagi tempat bagimu untuk bercerita selain dirinya, meskipun pada kenyataannya dia harus menyita waktunya yang berharga demi membuatmu bahagia"

"Sahabat adalah orang yang mau mendengar semua ocehanmu meskipun mungkin ia tak mengerti dengan apa yang kau ucapkan, tapi dia berusaha memahami karena tak ingin membuatmu kecewa"

"Sahabat adalah orang yang memilih menolongmu terlebih dahulu meskipun di saat yang sama ia sedang membutuhkan pertolongan"

"sahabat adalah orang yang berusaha tertawa mendengar cerita lucumu meskipun sebenarnya tidak lucu. Alasannya hanya satu, ingin tertawa bahagia bersamamu"

"sahabat adalah orang yang siap membantu meskipun ia sadar tak punya kemampuan untuk itu. tapi dengan tenang ia katakan, 'I will try'
alasannya hanya satu, ingin mengurangi setidaknya sedikit kekhawatiranmu".

"sahabat adalah orang yang selalu berharap bisa bertemu denganmu, bahkan di waktu dan tempat yg jelas-jelas  tak mungkin kamu ada disana. alasannya hanya satu, ingin bertegur sapa walaupun hanya sekedar berpapasan"

"Sahabat adalah orang yang berkata pada dirinya sendiri 'tidak apa-apa" ketika kamu hanya datang disaat sedang membutuhkannya. Alasannya hanya satu, keberadaannya ingin berguna untukmu walau hanya sewaktu-waktu".     


 Aku sahabatmu dan kamu adalah sahabatku. 
I'm your patrick and you are my spongebob
Let's be bestfriend forever